Home Bisnis BI Menangkan Forex Swap US$ 615 Juta Hari Ini, Rupiah Kembali Menguat 

BI Menangkan Forex Swap US$ 615 Juta Hari Ini, Rupiah Kembali Menguat 

3
0
SHARE


TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) hari ini membuka lelang valas atau forex swap untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan, volume yang dimenangkan dari lelang forex swap pada Selasa (18/9) hari ini sebesar US$ 615 juta atau sekitar Rp 9,12 triliun (kurs Rp 14.800).

Dari lelang tersebut, premi swap BI yang ditetapkan pada tenor 1 bulan sebesar 4,41%, tenor 3 bulan sebesar 4,67%, tenor 6 bulan sebesar 4,87%, dan 12 bulan sebesar 4,93%.

Baca: China Open 2018 – Anthony Singkirkan Legenda Bulu Tangkis China, Lin Dan

“Komposisi lelang forex swap yang masuk ke BI saat ini lebih banyak pada tenor 6 dan 12 bulan, yang menujukkan bahwa biaya lindung nilai (premi swap) untuk satu tahun sebesar 4,93% cukup efisien,” ujar Nanang kepada Kontan.co.id, Selasa (18/9).

Asal tahu saja, pada sesi pagi tadi, nilai tukar rupiah tertekan bersama dengan mata uang regional lainya sempat bergerak di atas Rp 14.900 per dollar AS.

Namun, sejak siang rupiah kembali menguat dan ditutup di 14.855, atau menguat Rp 20 (0,13%) dibandingkan penutupan kemarin. Menguatnya kurs rupiah di pasar domestik juga mendorong kurs NDF rupiah di pasar internasional dari 15.000 ke 14.920.

Nanang mengatakan, dalam kondisi rupiah tertekan di awal hari, BI tetap menjaga agar tekanan terhadap rupiah tidak terlalu cepat dengan langkah stabilisasi yang dilakukan secara terukur.

Baca: Puji Militansi PROJO, Jokowi: Bukan Sekadar Relawan Kardus

Baca: Amerika Umumkan Tarif Impor China, Ini Imbasnya ke IHSG Besok

“Kami juga tetap mengedepankan berjalannya mekanisme dan efisiensi pasar. Pada perdagangan hari ini aktivitas di pasar antar bank cukup aktif pada dua sisi, baik yang beli (bid) maupun jual (offer), dengan likuiditas yang mulai membaik,” kata Nanang.

Sejak sesi siang, Nanang mengatakan, bank-bank mulai melakukan pelepasan dollar bersamaan dengan pelepasan oleh eksportir. Hal ini juga mendorong penguatan rupiah sampai penutupan pasar.

Bank Indonesia juga hari ini membuka lelang forex swap untuk menjaga biaya swap di pasar domestik tetap terjaga rendah. Dari lelang forex swap, premi swap Bank Indonesia yang ditetapkan adalah 1 bulan 4.41%, 3 bulan 4.67%, 6 bulan 4.87%, dan 12 bulan 4.93%. Komposisi lelang forex swap yang masuk ke BI saat ini lebih banyak pada tenor 6 dan 12 bulan, yang menujukkan bahwa biaya lindung nilai (premi swap) untuk satu tahun sebesar 4,93% cukup efisien.

Baca: GNPF akan Dukung Prabowo-Sandiaga setelah Tandatangani Pakta Integritas, Ada 15 Poin

Baca: Neraca Dagang Agustus Diprediksi Defisit Lagi, BI: Tapi Lebih Rendah

Baca: Dugaan Korupsi Dana Rehabilitasi Gempa Lombok,  ICW Minta Tersangka Dihukum Maksimal

Ke depan, penguatan dollar AS seharusnya akan lebih terbatas karena mulai timbul kekhawatiran langkah proteksionis pemerintah AS ini justru banyak merugikan AS karena akan mengganggu mata rantai pasokan bahan baku pada berbagai industri di AS. Penguatan dollar yang terlalu cepat juga akan membuat daya saing ekspor AS merosot sehingga justru memperlebar defisit perdagangan AS.

Mulai terganggunya pasokan pada sektor manufaktur terindikasi dari data Fed Empire Manufacturing index bulan September yang anjlok ke level 19.0 dari sebelumnya 25,5, yang menegaskan mulai terjadinya dampak negatif dari sengketa dagang terhadap kinerja sektor manufaktur AS.

Baca: Jokowi Bagikan 8.000 Sertifikat di Grobogan, Ini Pesan Presiden Jika Ingin Mengagunkan ke Bank

Baca: Ditawari Bantuan oleh Novanto Untuk Mengusut Kasus Century, Begini Tanggapan KPK

Baca: Apa yang Terjadi?  Stok Emas Batangan di Butik Logam Mulia Jakarta Kosong!

Baca: Pascaputusan MA, Golkar Tetap Usung Balon Legislatif Mantan Koruptor 





Source : http://jambi.tribunnews.com/2018/09/18/bi-menangkan-forex-swap-us-615-juta-hari-ini-rupiah-kembali-menguat

Berita Dari news.google.com